Sosialisasi

CARA MENGIDENTIFIKASI DAN MENANGKAL HOAX

???? Hoax bisa muncul kapan saja dan dimana saja, terutama di media sosial. Karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara mengenali sekaligus menangkal informasi palsu agar tidak mudah terprovokasi. Melalui materi berikut, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tegal mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Yuk simak langkah-langkah mengidentifikasi dan menangkal hoax berikut ini 

KPU Kabupaten Tegal Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Pemula di SMK Negeri 1 Slawi.

Slawi-  Dalam rangka meningkatkan pemahaman demokrasi dan partisipasi politik generasi muda, KPU Kabupaten Tegal menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula di SMK Negeri 1 Slawi pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 08.00–12.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 600 siswa kelas XI dan terbagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama pukul 08.00–10.00 WIB dan sesi kedua pukul 10.00–12.00 WIB. Acara dibuka oleh Kepala SMK Negeri 1 Slawi, Dra. Lutfah Barliana, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pendidikan demokrasi bagi pelajar sebagai calon pemilih pada pemilu mendatang. Ia juga mengingatkan para siswa bahwa suara yang dimiliki generasi muda akan menentukan arah Indonesia di masa depan sehingga para pemilih pemula diharapkan tidak salah dalam memilih pemimpin. Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh jajaran pimpinan KPU Kabupaten Tegal, yaitu Ketua KPU Kabupaten Tegal Himawan Tri Pratiwi, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Dian Anika Sari, serta Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Ceptian Zubaer Adhnan. Adapun materi yang disampaikan meliputi demokrasi, kepemiluan dan partisipasi masyarakat, pentingnya menjadi pemilih cerdas, serta pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Para narasumber juga mengajak siswa untuk aktif berpartisipasi dalam pemilu serta bijak dalam menerima informasi di era digital. Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya acara dengan aktif menyampaikan pendapat maupun pertanyaan kepada narasumber. Di akhir kegiatan, KPU Kabupaten Tegal juga melakukan pendataan terhadap siswa yang telah berusia 17 tahun guna memastikan telah terdaftar dalam daftar pemilih. Para siswa melakukan pengecekan melalui layanan cek DPT online serta mengisi formulir daring yang telah disediakan oleh KPU Kabupaten Tegal. (hms/wn)

KPU Kabupaten Tegal Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Pemula di SMK Bhakti Praja Dukuhwaru.

Slawi-  Dalam rangka meningkatkan pemahaman demokrasi dan partisipasi politik generasi muda, KPU Kabupaten Tegal menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula di SMK Bhakti Praja Dukuhwaru pada Rabu, 11 Februari 2026.  Kegiatan ini diisi langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Tegal, Himawan Tri Pratiwi, serta Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Dian Annika Sari. Dalam penyampaian materi, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan diri telah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) melalui pengecekan data pemilih secara mandiri. Siswa juga diberikan penjelasan terkait prosedur dan syarat pendaftaran sebagai pemilih agar nantinya dapat menggunakan hak pilih dengan baik pada saat pelaksanaan pemilu. Selain itu, siswa diajak menjadi pemilih cerdas dengan memahami pentingnya memilih berdasarkan visi, misi, program kerja, serta latar belakang pasangan calon, bukan karena ajakan maupun pengaruh tertentu. Siswa juga diberikan edukasi mengenai dampak negatif politik uang (money politik) yang dapat merusak kualitas demokrasi dan melahirkan pemimpin yang tidak amanah. Generasi muda pun diingatkan bahwa setiap suara memiliki arti penting dalam menentukan arah masa depan bangsa, sehingga partisipasi aktif dalam pemilu menjadi bentuk kepedulian terhadap demokrasi. Dalam kegiatan tersebut, siswa turut diberikan edukasi mengenai tata cara pemungutan suara di TPS, mulai dari proses menerima surat suara, tata cara pencoblosan yang benar, hingga tahapan setelah melakukan pemungutan suara. Melalui materi ini, diharapkan siswa sebagai pemilih pemula dapat lebih memahami proses pemilu serta mampu berpartisipasi secara aktif, cerdas, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan demokrasi. KPU Kabupaten Tegal berharap pendidikan pemilih ini dapat menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini, sehingga tercipta pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

KPU Kabupaten Tegal Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Pemula di SMA Negeri 1 Bojong.

Slawi-  Dalam rangka meningkatkan pemahaman demokrasi dan partisipasi politik generasi muda, KPU Kabupaten Tegal menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula di SMA Negeri 1 Bojong pada Jumat, 6 Februari 2026.  Kegiatan ini diisi langsung oleh Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Tegal, Dian Annika Sari. Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan diri telah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) melalui pengecekan data pemilih secara mandiri. Peserta juga diberikan edukasi terkait prosedur dan syarat pendaftaran sebagai pemilih agar nantinya dapat menggunakan hak pilih dengan baik pada saat pelaksanaan pemilu. Selain itu, para siswa diajak untuk menjadi pemilih cerdas dengan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan maupun praktik politik uang (money politik). Dalam materi tersebut dijelaskan bahwa money politik dapat merusak kualitas demokrasi karena pilihan masyarakat tidak lagi didasarkan pada visi, misi, dan kemampuan calon pemimpin.  Peserta juga diberikan pemahaman bahwa setiap suara memiliki arti penting bagi masa depan bangsa, khususnya suara dari generasi muda sebagai penerus demokrasi. Melalui partisipasi aktif dalam pemilu, generasi muda diharapkan mampu ikut menentukan arah pembangunan dan memilih pemimpin yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat. Tidak hanya itu, peserta turut diberikan simulasi dan penjelasan mengenai tata cara pemungutan suara di TPS, mulai dari proses menerima surat suara, tata cara pencoblosan yang benar, hingga tahapan setelah melakukan pemungutan suara. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pemilih pemula dapat lebih memahami proses demokrasi dan berpartisipasi secara aktif dalam pemilu secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. KPU Kabupaten Tegal berharap pendidikan pemilih ini dapat menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini, sehingga tercipta pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

KPU Kabupaten Tegal Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Pemula di SMK NU Hasyim Asyari.

Slawi-  Dalam rangka meningkatkan pemahaman demokrasi dan partisipasi politik generasi muda, KPU Kabupaten Tegal menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula di SMK NU Hasyim Asyari pada Jumat, 23 Januari 2026.  Kegiatan ini diisi langsung oleh Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Tegal, Dian Annika Sari. Dalam penyampaian materi, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan diri telah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta tata cara pendaftaran sebagai pemilih agar dapat menggunakan hak pilih dengan baik saat pemilu berlangsung. Selain itu, siswa diajak menjadi pemilih cerdas dengan memahami visi, misi, dan latar belakang calon pemimpin serta tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan maupun praktik politik uang (money politik). Siswa juga diberikan pemahaman bahwa setiap suara, khususnya dari generasi muda, memiliki arti penting dalam menentukan masa depan bangsa. Tidak hanya itu, siswa turut diberikan simulasi tata cara pemungutan suara di TPS, mulai dari menerima surat suara hingga proses pencoblosan yang benar. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemilih pemula dapat lebih memahami proses demokrasi dan berpartisipasi secara aktif, cerdas, dan bertanggung jawab dalam pemilu. KPU Kabupaten Tegal berharap pendidikan pemilih ini dapat menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini, sehingga tercipta pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

KPU Kabupaten Tegal Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Pemula di SMA Maarif NU Jatinegara.

Slawi-  Dalam rangka meningkatkan pemahaman demokrasi dan partisipasi politik generasi muda, KPU Kabupaten Tegal menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula di SMA Maarif NU Jatinegara pada Kamis, 22 Januari 2026.  Kegiatan ini diisi langsung oleh Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Tegal, Dian Annika Sari. Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan diri telah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) melalui pengecekan data pemilih secara mandiri. Peserta juga diberikan edukasi terkait prosedur dan syarat pendaftaran sebagai pemilih agar nantinya dapat menggunakan hak pilih dengan baik pada saat pelaksanaan pemilu. Selain itu, para siswa diajak untuk menjadi pemilih cerdas dengan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan maupun praktik politik uang (money politik). Dalam materi tersebut dijelaskan bahwa money politik dapat merusak kualitas demokrasi karena pilihan masyarakat tidak lagi didasarkan pada visi, misi, dan kemampuan calon pemimpin.  Peserta juga diberikan pemahaman bahwa setiap suara memiliki arti penting bagi masa depan bangsa, khususnya suara dari generasi muda sebagai penerus demokrasi. Melalui partisipasi aktif dalam pemilu, generasi muda diharapkan mampu ikut menentukan arah pembangunan dan memilih pemimpin yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat. Tidak hanya itu, peserta turut diberikan simulasi dan penjelasan mengenai tata cara pemungutan suara di TPS, mulai dari proses menerima surat suara, tata cara pencoblosan yang benar, hingga tahapan setelah melakukan pemungutan suara. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pemilih pemula dapat lebih memahami proses demokrasi dan berpartisipasi secara aktif dalam pemilu secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. KPU Kabupaten Tegal berharap pendidikan pemilih ini dapat menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini, sehingga tercipta pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.  

Populer

Belum ada data.

🔊 Putar Suara